Kamis, 26 Februari 2015

Asbabun 

quran18Syahida.com – Asababun Nuzul surat An-Nuur ayat 61:
Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri. Makan (bersama-sama mereka) dirumah kamu sendiri atau dirumah bapak-bapakmu, dirumah ibu-ibumu, dirumah saudara-saudaramu yang laki-laki, dirumah saudaramu yang perempuan, dirumah saudara bapakmu yang laki-laki, dirumah saudara bapakmu yang perempuan, dirumah saudara ibumu yang laki-laki, dirumah saudara ibumu yang perempuan, dirumah yang kamu memiliki kuncinya atau dirumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini), hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam kepada) dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatNya bagimu agar kamu memahaminya. (QS: 24 An-Nuur: 61)
Dalam suatu riwayat dikemukakan, pada waktu itu orang-orang biasa berkunjung bersama-sama orang buta, orang pincang, atau orang sakit ke rumah bapaknya, ke rumah saudaranya, ke rumah saudarinya, ke rumah bibinya (dari pihak bapak), ke rumah bibinya (dari pihak ibu). Orang-orang yang diajak itu merasa keberatan dengan berkata: “Mereka membawa kita ke rumah orang lain.” Maka turunlah ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 61) sebagai kelonggaran bagi mereka. (bagi orang pincang, buta, atau sakit) untuk makan dirumah orang lain. [Diriwayatkan oleh ‘Abdurrazaq dari Ma’mar, dari Ibnu Abi Najih, yang bersumber dari Mujahid]
Dalam riwayat lain dikemukakan, ketika turun ayat, Ya ayyuhal ladzina amanu la ta’kulu amwalakum bainakum bil bathil…(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil…), sampai akhir ayat (QS: 4 An-Nisa’: 29), kaum Muslimin menghentikan makan di tempat orang lain, padahal mereka beranggapan bahwa menjamu makan itu adalah pemanfaatan harta yang paling utama. Maka turunlah ayat tersebut (QS: 24 An-Nuur: 61) memberikan kelonggaran makan untuk makan yang disediakan untuk mereka. [Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas]
Dalam riwayat lain dikemukakan, sejak sebelum Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam diutus sebagai rasul, orang-orang Madinah tidak suka makan bersama-sama orang buta, orang sakit, atau orang pincang, karena orang buta tidak bisa melihat makanan yang enak, makanan orang sakit tidak cocok untuk makanan orang sehat, dan orang pincang tidak dapat berebut makanan. Ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 61) turun untuk mengubah kebiasaan mereka. [Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Adl-Dlahhak]
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa orang-orang Madinah tidak suka makan bersama-sama dengan orang buta atau orang pincang. Ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 61) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut untuk mengubah kebiasaan mereka. [Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari muqsim]
Dalam riwayat lain dikemukakan, ketika Al-Harits pergi mengikuti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam berjihad, ia meminta Khalid bin Zaid untuk menjaga keluarganya, akan tetapi Khalid merasa keberatan untuk makan di rumah Al-Harits, karena ia sangat berhati-hati (takut melanggar hukum). Maka turunlah ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 61) yang membenarkan memakan makanan yang disuguhkan kepadanya. [Diriwayatkan oleh Ats-Tsa’labi di dalam Tafsirnya yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas].
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa apabila kaum Muslimin berangkat mengikuti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam  berjihad mereka suka menyerahkan kunci-kunci rumahnya kepada orang-orang invalid (lemah atau cacat anggota badan), serta menghalalkan orang-orang tersebut untuk makan apa yang mereka inginkan. Mereka berkata: “Sebenarnya tidak halal bagi kita memakan makanan mereka, karena mereka memberikan izin tidak dengan kerelaan hati.” Maka Allah menurunkan Ayat tersebut diatas (QS: 24 An-Nuur: 61) yang memberikan kelonggaran kepada mereka untuk makan dirumah orang yang mengizinkannya dengan menyerahkan kunci-kunci rumahnya. [Diriwayatkan oleh Al-Bazzar dengan sanad yang shahih, yang bersumber dari ‘Aisyah].
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa Az-Zuhri pernah ditanya tentang maksud kata-kata orang buta, orang pincang, dan orang sakit yang tersebut dalam ayat, Laisa ‘alal a’ma haraj…(tidak ada halangan bagi orang buta…) (QS: 24 An-Nuur: 61). Ia menjawab: “Aku telah menerima Hadits dari ‘Abdulullah bin ‘Abdillah yang mengatakan bahwa apabila kaum muslimn berangkat berjihad, mereka suka menyerahkan kunci-kunci rumahnya kepada orang-orang yang invalid untuk menjaga rumah-rumah mereka dan menghalalkan makan apa saja yang ada di rumah mereka. Akan tetapi, yang dititipi kunci merasa enggan, sekalipun hanya untuk masuk ke rumah itu.” (QS: 24 An-Nuur: 61) menegaskan bahwa mereka dibolehkan masuk ke dalam rumah itu dan makan setelah mengucapkan salam. [Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Az-Zuhri]
Dalam Riwayat lain dikemukakan bahwa ayat, …Laisa ‘alaikum junahun an ta’kulu jami’an au asytata… (…tidak ada halangan bagi kamu makan bersama mereka atau sendirian…) (QS: 24 An-Nuur: 61) turun berkenaan dengan segolongan bangsa Arab yang tisak dapat makan sendirian. Kadang-kadang mereka membawa-bawa makanan sampai mendapatkan orang yang mau menemaninya makan. Ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 61) membenarkan mereka makan bersama-sama ataupun sendirian. [Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah].
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa apabila ada tamu yang datang ke rumah kaum Ansar, mereka tidak mau makan, kecuali bersama tamunya. Ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 61) turun sebagai kelonggaran bagi mereka untuk makan bersama ataupun sendiri-sendiri. [Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari ‘Ikrimah dan Abu Shalih]. [Syahida.com]
Sumber : Kitab Asbabun Nuzul (Latar Belakang Historis Turunnya Ayat-Ayat Al Qur’an), K.HQ Shaleh, H.A.A. Dahlan, dkk
- See more at: http://www.syahida.com/2015/02/20/2059/asbabun-nuzul-sebab-turunnya-ayat-ayat-al-quran-surat-an-nuur-ayat-61/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook#sthash.iN2CCxKj.dpuf

Sabtu, 21 Februari 2015

berkomunikasi dengan dasyat

Untuk mencapai tujuan organisasi yang Anda kelola, diperlukan kekompakan antaranggota tim. Komunikasi tim yang dahsyat mutlak diperlukan untuk mendukung kekompakan tersebut.
Mengembangkan tim pun memerlukan komunikasi. Apalagi kalau Anda adalah pimpinan tim tersebut, Anda pasti dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik.
Dalam berkomunikasi, setidaknya ada 5 (lima) unsur penting yang harus Anda perhatikan:
1.    Sender (pengirim pesan)
2.    Message (pesan yang dikirim)
3.    Communication Channel (bagaimana pesan dikirimkan)
4.    Receiver (penerima pesan)
5.    Feedback (umpan balik)
Media komunikasi tidak hanya sekedar percakapan dengan orang lain,  akan tetapi bisa berupa isyarat melalui gerakan tubuh atau alat bantu lainnya.

Cara Komunikasi Yang dahsyat

cara-komunikasi-yang-dahsyatSehebat apapun kemampuan individu-individu anggota tim Anda, kalau tidak bisa berkomunikasi dengan baik maka tidak akan ada gunanya. Seperti kata mas William Shakespeare, ”No man is lord of anything, though in and of him there be much consisting, till he communicate his part to other”.
Seperti yang diceritakan mas B.S. Wibowo dalam bukunya yang berjudul Seri Management Terapan, Prinsip komunikasi ada lima yang disingkat REACH. Sebenarnya ini tidak hanya singkatan, tetapi juga memiliki arti secara harfiah. REACH = Mencapai, diartikan mencapai tujuan.

1. Respect (Hormat dan Menghargai)

Prinsip komunikasi yang pertama adalah respect. Sikap Anda yang hormat dan menghargai saat berkomunikasi dengan anggota tim lain. Samuel Johnson mengatakan bahwa “There will be no RESPECT without TRUST, and there is no trust without INTEGRITY”. Coba Anda terjemahkan sendiri. Apa! Tidak bisa? Buka kamus, kalau tidak punya ya lewat google translate aja kalau tidak bisa.

2. Empathy (Dapat Menempatkan Diri)

Empati bisa diartikan mampu menempatkan diri pada situasi kondisi yang tepat. Saat Anda berkomunikasi, Anda harus bisa menunjukkan empati kepada lawan bicara atau dengan anggota tim yang lain. Stephen Covey mengatakan bahwa “Seek first to understand then be understood to build the skills of emphatetic listening that inspires openness and trust”.

3. Audible (Dapat Didengar dan Dimengerti)

Prinsip yang ketiga, audible. Komunikasi yang Anda lakukan harus dapat didengar dan dimengerti. Bagaimana cara agar pesan Anda mudah dimengerti? Bicaralah dengan jelas, intonasi dan kualitas suara yang pas. Gunakan bahasa yang mudah difahami. Kalau perlu Anda gunakan ilustrasi atau alat peraga.

4. Clarity (Jelas Pesannya)

Ini hampir mirip dengan point nomor 3. Pesan yang Anda sampaikan saat berkomunikasi harus jelas, sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda atau multitafsir.

5. Humble (Rendah Hati)

Ini yang paling penting, justru yang penting ini ditaruh dipaling belakang. Saat Anda berkomunikasi dengan anggota tim, Anda harus bersikap rendah hati, meskipun Anda adalah pimpinannya. Bersikaplah santun, sesekali disertai dengan senyuman. Rendah hati juga bisa Anda artikan salah satunya dengan tidak sombong dan menganggap diri penting ketika berbicara.
Sudahkah Anda sertakan kelima unsur tersebut dalam setiap Anda berkomunikasi dengan anggota tim lain? Kalau belum sekaranglah saatnya! Kalau sudah, tingkatkanlah. Dengan menerapkan cara komunikasi yang dahsyat tersebut, maka Anda pun bisa menjadi pemimpin yang baik.
Atau mungkin Anda punya pengalaman yang lain dalam hal komunikasi? Bisa Anda bagikan melalui kolom komentar dibawah!
Dan tentunya, kritik dan saran dari Anda tetap Saya nantikan!

Incoming search terms:

Senin, 12 Januari 2015


SEKILAS PERAWATAN TANAMAN KELAPA SAWIT

Tanaman kelapa sawit dinyatakan sebagai tanaman menghasilkan (TM) bila 65% dari populasi tanaman (blok) bisa dipanen dengan kriteria buah yang matang dengan ketentuan rata-rata berat buah >3 Kg.

A.Perawatan TM terdiri dari:
1.Pengendalian gulma
2.Pengendalian hama dan penyakit
3.Pemupukan

1.Gulma yaitu tumbuhan yang tidak diinginkan untuk hidup dan yang dapat mengganggu tanaman utama juga merugikan perusahaan.

Jenis-jenis gulma di perkebunan :
a)Grasses (Germinae : berdaun pita)
b)Broad leaf (Berdaun lebar) seperti anak-anak kayu (wood pland)
c)Pakis-pakisan (fern) paku-pakuan
d)Teki-tekian (sedges)
a)Grasses (berdaun pita)

 Lalang (Imperata cylindrica)
Akar lalang dapat mengeluarkan racun melalui akar yang disebut racun Allelopati. Allelopati bekerja dengan membungkus ujung-ujung akar tanaman utama sehingga tanaman tidak bisa menyerap unsur hara.

Pengendalian lalang
Pengendalian lalang dengan menggunakan herbisida systemik jenis Glyphosate seperti : Round UP, Klin UP, Basmilang, Smart. Biasanya berbahan aktif + 36%

 Broad Leaf ( berdaun lebar)
Ini merupakan tanaman-tanaman seperti tanaman anak-anak kayu, kudzu, dll

Pengendaliannya anak-anak kayu, tanaman puti-putian :
Ada 3 (tiga) cara :

1.Manual seperti dongkel, babat, dan cabut.
2.Chemis (herbisida 2.4.D. Amine) seperti DMA6, Ally
3.Biologis (dengan menggunakan ulat yang hanya mau memakan daun puti-putian saja).

 Pakis-pakisan (fern) paku-pakuan
Sistem syaraf tanaman ini tidak saling berhubungan sehingga tidak efektif bila di chemis dengan herbisida sistemik. Namun lebih efektif bila menggunakan herbisida kontak yang berbahan aktif Paraquat (cara kerjanya oksidator) seperti Gramoxone, Nortone, Paracol. Penyemprotan dengan menggunakan volume tinggi.

 Teki-takian (Sedges) kerisan
Memiliki umbi sehingga umbinya dapat tumbuh kembali hingga sulit dikendalikan dan harus dilakukan berkali-kali.

B. Daya Bunun Racun (Letal Dosis ”LD”)
Letal Dosis dapat dihitung misal :
LD = 50 Round UP 6000
Berat sasaran = 40 Kg
Maka = 40 x 6000 ml = 240 ml
Jadi jumlah miligram racun per Kg berat sasaran yang mengakibatkan kematian 50%

C.3 Penyemprotan (Weeding)
1.Weeding circle (piringan)
2.Harvesting pathi (pasar pikul)
3.Introw (gawangan)

 Untuk areal yang banyak pakis-pakisan dapat menggunakan herbisida berbahan aktif Paraquat seperti Gramoxone, Noxone

 Untuk gulma umum menggunakan herbisida berbahan aktif Glyposat seperti Round Up, Smart, dll

 Untuk gulma berdaun lebar/ anak kayu dapat menggunakan herbisida berbahan aktif 2.4.D. Amin seperti DMA 6, Ally

 Guna dibersihkan piringan ialah :
1.Memudahkan pengutipan berondolan
2.Untuk media penaburan pupuk agar tidak berkompetisi dengan gulma dalam pengambilan unsur hara.

 Alat semprot yang digunakan ada dua yaitu :
1. Micron Herby
2. CKS (Conventional Kanpsack Sprayer) pompa gendong misal bermerek ”SOLO”

D.Perhitungan Penyemprotan
Ada 3 (tiga) dalam penyemprotan yaitu :
1.Dosis (L/ha)
2.Konsentrasi (ml/L, gr/L, dan
Persen (%)
3.Kalibrasi (L/ha)

Kalibrasi sistem waktu
Contoh :
1. Flow Rate (FR ml/60 detik)
I. 350 ml
II. 340 ml
III. 310 ml +
Jumlah : 950 ml
Rata-rata : 950 : 3 = 317 ml

3.Lebar Semprot(Swhot) 1,2 m
4.Kecepatan jalan (Speed Walking) (m/detik) 1m/detik

Jadi jumlah volume air 1 ha adalah :
CARA 1 :
= 100 m/(1,2 m/1m/s)
= 1,2 m2/s = 833 m-1s
= 100m * 83,33 m-1s = 8.333 s/60 s
= 139 menit
Volume Blanket = 139/menit * FR = 139/menit * 317 ml = 44.063 L/Ha blanket

Cara II
Volume air blanket = Luas Areal (1Ha)/(Kecepatan Jalan(m/s) * Lebar Semprot (m))
= 10.000 m2/Ha/ (1,2m*1m/s)= 10.000m2/(1,2m2/s)=8.333 s/60s
= 139 menit
Maka Volume Air = 139 menit * FR = 139 * 317ml = 44.063 L/Ha blanket

MENGHITUNG VOLUME SEMPROT PADA AREAL KELAPA SAWIT
Jari-jari (R) cyrcle = 2,5 m
Luas cyrcke = 3,14 x 2,52 m = 19,6m2
Jari-jari bonggol = 3,14 x 0,5 2 m = 0,75m2

Jadi luas yang disemprot :
= 19,6m2 – 0,7m2 = 19m2

Luas 1ha tanaman :
= 128 phn x 19m2 = 2432 m2


Pasar pikul (Harvesting path) :
= 650 m2

Jumlah gawangan 100m/8,2m* :
= 12 + 1 = 13 gawangan

Gawangan hidup 13/2= 6,5

Luas gawangan yang disemprot
= 6,5 x 100 m = 650 m x 1,2 m = 780 m2

Jadi luas keseluruhannya yang disemprot
= 2.432 m2 + 780m2 = 3.212 m2 atau 1/3 dari total luas 1ha blanket

Panjang jalan (waktu) yang dijalani operator dari 1 cyrcle
= 2 x 3,14 x 1,5m = 9,42 m x (Speed walking 1m/detik)
= 9,5 detik or 10 detik/pkk

1ha = 128 phn x 10detik = 1280 detik/60 detik = 21 menit

Perpindahan (waktu) dari pohon ke pohon yaitu :
= 9,5m x Speed Walking (1m/detik) = 9.5 detik = 10 detik/pkk
= 10 detik/pkk = 128 pkk x 10 detik/pkk = 1280 detik/60 detik
= 21 menit + 21 menit
= 42 menit + 15 menit pengisian
total waktu yang dibutuhkan = + 1 jam/ha

Volume larutan semprot gawangan dan pasar pikul pada populasi 128 pkk/ Ha yaitu :
= 44.063 ml/1.000 ml = 44 L
= 1/3 x 44 L = 14,6 L = 15 L

Dosis Round Up = 200 L/ha
1/3 x 2000 ml = 700 cc

Jadi pelarutannya yaitu
= 15 L - (700 cc/ 1.000 cc)
= 14,3 L/Ha


E.Pemeliharaan TM
 Pengendalian gulma
 Pengendalian hama dan penyakit
 Penunasan
 Pengembilan contoh daun
 Pemupukan
 Pengawetan tanah
 Pemeliharaan jalan dan titi.

Hama
1.Tikus
2.Oryctes
3.Ulat api
4.Manusia

1.Tikus
Pengendalian menggunakan :
 Klerat (terbuat dari abu ikan + dedak + menir + parafin)
 Racumin atau Zinpospit + cat air unilex. Pengecetan pada 3 pelepah bagian bawah sepanjanag 20cm

2. Oryctes rhinoceros
Ada 3 (tiga) metoda pengendalian Oryctes yaitu :
 Hormon seperti Veramon
 Racun Marsal
 Sanitasi

3.Ulat api (leaf eater)

a. Cara kimia

 Fogging (solar + racun insektisida pernapasan atau kontak + pelarut Emulgator). Dengan menggunakan alat Fogger atau Fulsfol.
 Trun Injection (suntik batang)
 Root Infuse (infus akar). Campurkan air 50% + Azordin 50% sekitar 10cc – 20cc lalu masukkan kedalam plastik es liling dan akar dipotong runcing lalu masukkan akar pada plastik lilin dan ikat.


b. Cara biologis
 Bacillus turingensis
 Thericide
 Bactospain

Caranya disemprotkan dengan Mist Blower
Setelah ulatnya mati, bakeri tersebut akan berkembang di ulat api, lalu ulat api yang mati dikumpulkan lau dibiarkan sampai bakteri berkembang lagi (berbau) lau diblender, disaring, dan digunakan kembali. Ini disebut (denso virus).


F.Penyakit Disease
 Ganoderma
 Crown disease

Ciri – ciri Ganoderma
 Warna daun menguning
 Sebagian daun sengkleh kebawah
 Pucuk-pucuk daun tidak memecah
 Ada jamur kuping gajah (Frooting body)
 Bis patah batang

Penanganan
Penimbunan batang (Mounding sistem) agar buah sempat matang

Menekan penyebaran
 Membuat parit isolasi dipertengahan barisan segi empat mengelilingi lubang tanaman yang mati dengan lebar parit tidak terlalu kecil dan kedalaman sedalam cangkul.
 Dipertengahan kotak dibuat lubang ukuran 1 x 1 x 0,8 m kemudiaan ditaburkan belerang 2kg.
NB : saat penyangkulan tanah tidak diperkenankan dibuang keluar kotak, akar-akar dibakar kemudian diberi Tricoderma dilobang dan dicampur sekam.

G. Pengambilan Contoh Daun (PCD) atau Leaf Sempling Unit (LSU)
 1 LSU untuk 1 blok
 1 LSU minimal 30 – 40 pohon
 Setiap pohon sempel diberi tanda seperti LSU 1
 Peleah yang diambil adalah pelepah nomor 17.
 Pengembilan secara menyebar
 1 pelepah 8 contoh daun

Cofy by budianto

Minggu, 11 Januari 2015

fitnah negara adidaya kepada muslim

Taji Mustafa: Pemerintah Inggris Menyerang Kaum Muslim
Wawancara dengan Taji Mustafa, selaku Juru Bicara Hizbut Tahrir Inggris tentang kondisi kaum Muslim dan proses dakwah yang terjadi di Inggris. Berikut petikan wawancara dengan Taji Mustafa disela-sela aktifitasnya:

Bagaimana keadaaan kaum Muslim di Inggris?

Kaum Muslim di Inggris adalah generasi kedua dan ketiga. Namun, sekarang banyak tekanan pada saat ini, khususnya setelah 11/9. Mereka menganggap kaum Muslim yang mempraktekkan agamanya akan menjadi masalah. Mereka tidak ingin kaum Muslim mempraktekkan ajaran agamanya. Mereka ingin kaum Muslim mempraktekan agamanya dengan cara yang mereka suka.

Kami hidup di Inggris yang telah mengirim tentaranya untuk menyerang, menduduki dan memerangi saudara-saudara kita di Irak, Afganistan dan Pakistan. Pemerintah ini pun mendukung pendudukan Zionis di Palestina. Mereka berdalih kalau tindakan itu merupakan bagian perang melawan terorisme.

Kami hidup di tempat dimana rencana-rencana pembenaran palsu dirancang, seperti kebohongan bahwa Irak merupakan ancaman sehingga diserang. Kami mencoba membuat kaum Muslim yang berpegang dengan nilai-nilai Islam, seperti menjadi suami sesuai dengan al-Quran dan as-Sunnah, mendidik anak mereka sesuai dengan cara Islam, melindungi identitas Muslim.

Apa yang dilakukan Pemerintah terhadap kaum Muslim di Inggris?

Mereka mendorong untuk meninggalkan isu jihad, Khilafah. Lakukan saja ibadah, berpuasa dan jangan terlibat dalam politik. Kami berusaha melawan asimilasi (pemerintah). Hal ini sungguh menantang.

Bagaimana memikirkan cara cara berinteraksi dengan kaum Muslim, bagaimana berpegang pada agama. Kami ingin melawan upaya Pemerintah ini. Alhamdulillah, hal ini mendapat respon yang baik. Bagaimana hidup bersama umat, sebisa yang mereka lakukan, mendukung Khilafah, membuat mereka sadar atas hal ini. Jadi, kami harus mengubah pandangan seperti ini kepada kaum Muslim. Kami melakukan agenda asimilasi cara kami, yakni asimilasi kaum Muslim.

Apa agenda dari asimilasi tersebut?

Mereka mencoba untuk membentuk Islam versi Inggris: Islam tanpa jihad, umat dan Khilafah. Mereka mencoba untuk memberikan uang kepada masyarakat untuk memata-matai kaum Muslim dan mempromosikan Islam gaya Inggris. Ada gerakan memusuhi umat Islam melalui beberapa politisi dan media.

Pemerintah Inggris melakukan kampanye untuk memusuhi Islam di media. Caranya dengan mengintimidasi kaum Muslim untuk meninggalkan keimanan mereka. Kita melihat bagaimana Blair, Brown dan Cameron menye-rang Islam dengan mengatakan Islam adalah agama yang jahat, biadab dan terbelakang.

Seperti apa realitas di Barat?

Realitas di Barat adalah bahwa umat Islam di Inggris, Denmark, Prancis dan negara lain peduli dengan situasi bencana di dunia Muslim. Sebaliknya, yang dilakukan penguasa Muslim adalah mengunjungi tuannya di London untuk mencari dukungan. Saat para penguasa Muslim pengkhianat itu berkunjung, kami sering melakukan demonstrasi untuk membongkar pengkhianatan dan menyerukan kembali tegaknya Khilafah di dunia Muslim mereka.

Apa yang Hizbut Tahrir lakukan untuk melawan itu?

Hizbut Tahrir melancarkan kampanye Stand for Islam (Berdiri Untuk Islam) dengan memberdayakan kaum Muslim dengan argumen-argumen yang dapat digunakan untuk merespon hal itu. Ini merupakan agenda proaktif dalam mengemban ideologi Islam. Berdiri untuk Islam dan mengungkap kelemahan, korupsi, kemunafikan dan kerusakan nilai-nilai kapitalisme, sekularisme, liberal.

Kami melancarkan kampanye untuk menantang kebohongan dan argumen-argumen palsu. Kami melakukan protes terorganisasi, berbicara di depan publik dan melakukan rinci, juga memotong kebohongan mereka dan menujukkan Khilafah sebagai suatu alternatif.

Kami melakukan siaran pers dan melakukan wawancara TV. Kami mengemail orang-orang untuk membentuk opini dan mendistribusikan dokumen-dokumen di luar parlemen. Hasilnya, sebagian pemikir mereka lebih memahami argumen kami dan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menentang kebohongan-kebohongan pemerintah; juga sebagai Muslim menjadi termotivasi untuk berbicara dan menentang kebijakan Pemerintah. Umat Islam mampu menjadi suara penantang perang melawan teror dari Pemerintah Barat di negeri-negeri Muslim. Insya Allah, tantangan-tantangan ini bisa terlesesaikan.

Selanjutnya?

Untuk menjadi corong bagi kaum Muslim lainnya. Kami mencoba memotivasi mereka. Kami merasa bahwa upaya yang baik bagi mereka adalah dengan melakukan dakwah. Ketika mereka berdakwah maka mereka akan belajar tentang agama, karena mereka harus menjalankan sesuatu.

Adapun non-Muslim, terutama kalangan intelektuallah yang berbicara tentang agamanya. Islam memiliki pandangan setelah mereka menyerang kami. Kaum Muslim tertantang. Untuk kaum Muslim adalah karena propaganda yang mereka terima saat ini.

Sungguh gila ketika media menyebut Muslim adalah kaum radikal,Muslim ini dan itu. Bagi non-Muslim, mereka membawa imej buruk tentang Muslim. Kami harus menjelaskan tentang imej yang buruk itu.

Apa tanggapan Anda tentang Muktamar Khilafah yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia?

Apa yang dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia dengan menggelar Muktamar Khilafah, kami menganggap Muslim Indonesia memberikan inspirasi, dan mereka ingin melihat kerja Hizb selanjutnya.

Seperti dalam konferensi ini, ada 120.000 orang yang hadir. Saya akan sampaikan kepada saudara Muslim di Inggris, Ini merupakan bukti. Jika mereka bertanya adakah kaum Muslim yang ingin Khilafah, dimana? Kami katakan, lihatlah ini: 120 ribu orang di stadion bukanlah jumlah yang sedikit; stadion yang biasanya dipakai untuk konser-konser.

Ya, hal itu belum termasuk di 31 kota. Ini adalah bukti bahwa Hizb adalah gerakan massa. Ini memberikan harapan. Ini dilakukan dengan upaya yang memerlukan waktu. Kita melihat dakwah yang mungkin dilakukan. Mungkin di tempat lain hal ini bisa berjalan, untuk diri saya, untuk dakwah saya dan untuk Islam saya. Banyak hal yang Anda lakukan di sini sungguh membantu. Semoga para syabab, para ikhwan dan akhwat yang datang ke konferensi mendapat rahmat. Ini hal yang mungkin dilakukan dengan memberikan landasan bagi kembalinya Khilafah Islam. []


Wed Jul 10 14:13:40 WITA 2013