Untuk mencapai tujuan organisasi yang Anda kelola, diperlukan kekompakan antaranggota tim. Komunikasi tim yang dahsyat mutlak diperlukan untuk mendukung kekompakan tersebut.
Mengembangkan tim pun memerlukan komunikasi. Apalagi kalau Anda adalah pimpinan tim tersebut, Anda pasti dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik.
Dalam berkomunikasi, setidaknya ada 5 (lima) unsur penting yang harus Anda perhatikan:
1. Sender (pengirim pesan)
2. Message (pesan yang dikirim)
3. Communication Channel (bagaimana pesan dikirimkan)
4. Receiver (penerima pesan)
5. Feedback (umpan balik)
1. Sender (pengirim pesan)
2. Message (pesan yang dikirim)
3. Communication Channel (bagaimana pesan dikirimkan)
4. Receiver (penerima pesan)
5. Feedback (umpan balik)
Media komunikasi tidak hanya sekedar percakapan dengan orang lain, akan tetapi bisa berupa isyarat melalui gerakan tubuh atau alat bantu lainnya.
Cara Komunikasi Yang dahsyat
Seperti yang diceritakan mas B.S. Wibowo dalam bukunya yang berjudul Seri Management Terapan, Prinsip komunikasi ada lima yang disingkat REACH. Sebenarnya ini tidak hanya singkatan, tetapi juga memiliki arti secara harfiah. REACH = Mencapai, diartikan mencapai tujuan.
1. Respect (Hormat dan Menghargai)
Prinsip komunikasi yang pertama adalah respect. Sikap Anda yang hormat dan menghargai saat berkomunikasi dengan anggota tim lain. Samuel Johnson mengatakan bahwa “There will be no RESPECT without TRUST, and there is no trust without INTEGRITY”. Coba Anda terjemahkan sendiri. Apa! Tidak bisa? Buka kamus, kalau tidak punya ya lewat google translate aja kalau tidak bisa.
2. Empathy (Dapat Menempatkan Diri)
Empati bisa diartikan mampu menempatkan diri pada situasi kondisi yang tepat. Saat Anda berkomunikasi, Anda harus bisa menunjukkan empati kepada lawan bicara atau dengan anggota tim yang lain. Stephen Covey mengatakan bahwa “Seek first to understand then be understood to build the skills of emphatetic listening that inspires openness and trust”.
3. Audible (Dapat Didengar dan Dimengerti)
Prinsip yang ketiga, audible. Komunikasi yang Anda lakukan harus dapat didengar dan dimengerti. Bagaimana cara agar pesan Anda mudah dimengerti? Bicaralah dengan jelas, intonasi dan kualitas suara yang pas. Gunakan bahasa yang mudah difahami. Kalau perlu Anda gunakan ilustrasi atau alat peraga.
4. Clarity (Jelas Pesannya)
Ini hampir mirip dengan point nomor 3. Pesan yang Anda sampaikan saat berkomunikasi harus jelas, sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda atau multitafsir.
5. Humble (Rendah Hati)
Ini yang paling penting, justru yang penting ini ditaruh dipaling belakang. Saat Anda berkomunikasi dengan anggota tim, Anda harus bersikap rendah hati, meskipun Anda adalah pimpinannya. Bersikaplah santun, sesekali disertai dengan senyuman. Rendah hati juga bisa Anda artikan salah satunya dengan tidak sombong dan menganggap diri penting ketika berbicara.
Sudahkah Anda sertakan kelima unsur tersebut dalam setiap Anda berkomunikasi dengan anggota tim lain? Kalau belum sekaranglah saatnya! Kalau sudah, tingkatkanlah. Dengan menerapkan cara komunikasi yang dahsyat tersebut, maka Anda pun bisa menjadi pemimpin yang baik.
Atau mungkin Anda punya pengalaman yang lain dalam hal komunikasi? Bisa Anda bagikan melalui kolom komentar dibawah!
Dan tentunya, kritik dan saran dari Anda tetap Saya nantikan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar